Vitamin C Tingkatkan Penyerapan Zat Besi

KOMPAS.com – Kebutuhan zat besi dalam anak sangat tinggi sejak usia setahun & wajibdipenuhi berdasarkan beragam jenis makanan, terutama protein hewani. Untuk memaksimalkan penyerapan zat besi, kebutuhan vitamin C jua wajibterpenuhi.

Dijelaskan oleh ahli gizi mak& anak Prof. Sandra Fikawati atau akrab disapa Fika, anak usia 1-tiga tahun membutuhkan 7 mg zat besi setiap hari.

“Protein hewani seperti daging, ikan, unggas, & hati, adalah asal zat besi yg penyerapannya sangat baik di saluran cerna. Agar daging mudah dikunyah & tidak ditolak oleh anak, masaklah daging hingga lunak,” kata Fika pada program media diskusi memeringati Hari Gizi Nasional, yg diadakan sang Danone Specialized Nutrition (25/1/2021).

Vitamin C jua wajibterpenuhi buat mempertinggi penyerapan zat besi. Misalnya saja buah-buahan & sayuran. Vitamin C usahakan diberikan sebelum makan karena disituasi yg asam zat besi lebih mudah diserap di saluran cerna.

“Kalau pola makan nir seimbang, penyerapan zat besi pada saluran cerna terganggu & cadangan zat besi kurang, maka anak bisa kekurangan zat besi,” papar Guru Besar dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini.

Baca juga: Anak Sulit Konsentrasi, Waspadai Kekurangan Zat Besi

Di lain pihak terdapat beberapa jenis kuliner yang dapat Mengganggu penyerapan zat besi, contohnya saja kopi, teh, cokelat, dan minuman bersoda, lantaran mengandung tannin.

Fika menyarankan buat menaruh jarak dua jam sebelum atau selesainya makan apabila ingin memberi anak makanan atau minuman tadi.

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 memberitahuakn, 1 berdasarkan 3 balita di Indonesia mengalami anemia. Data lain menampakan, hampir 60 persen masalah kurang darah ditimbulkan sang kekurangan zat besi.

Kekurangan zat besi pada anak bisa berdampak jangka pendek juga jangka panjang, misalnya gangguan perkembangan kognitif, konduite, serta emosi. Pada anak memasuki usia sekolah, kekurangan zat besi dapat berdampak dalam kurangnya konsentrasi belajar, hingga perkembangan yg tertunda.

Baca jua: Dampak Negatif dalam Anak yg Kekurangan Zat Besi

Dapatkan update fakta pilihan & breaking news setiap hari menurut Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *