Ketahui Gejala Dan Cara Mengatasi Kurang Darah Pada Remaja Sejak Dini – Pyfa Health

Gejala dan Cara Mengatasi Anemia pada Remaja – Sebelum membahas mengenai tanda-tanda dan cara mengatasi kurang darah dalam remaja, terdapat baiknya kita mengenal dahulu apa yg diklaim menggunakan kurang darah & faktor apa saja yg menyebabkannya.

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin (HB) di dalam darah lebih rendah daripada nilai normal buat grup orang berdasarkan umur dan jenis kelaminnya. Hemoglobin sendiri adalah zat rona pada pada darah yang fungsi utamanya merupakan mengangkut oksigen dan karbondioksida dalam tubuh.Gejala & Cara Mengatasi Anemia pada Remaja

Terdapat faktor-faktor yang mengakibatkan seorang terkena kurang darah, misalnya saja sebagai berikut.Kekurangan zat besi & zat gizi lainnya. Kekurangan zat besi & gizi ini ditimbulkan oleh rendahnya konsumsi kuliner yg mengandung zat gizi, misalnya kurang vitamin A, C, asam folat dan juga terutama zat besi.Penyerapan zat besi yang rendah. Rendahnya penyerapan zat besi pada tubuh ditimbulkan sang kandungan zat besi yang terlampau rendah dalam makanan.Infeksi penyakit. Adanya penyakit seperti demam berdarah, malaria jua adalah keliru satu faktor terjadinya kurang darah.

Sedangkan faktor-faktor yg mengakibatkan terjadinya anemia pada remaja diantaranya merupakan adanya penyakit infeksi yang kronis, menstruasi yg hiperbola, pendarahan mendadak karena kecelakaan, dan kekurangan gizi akibat pola makan yg tidak baik serta diet yg hiperbola.

Gejala anemia secara umum, termasuk gejala kurang darah pada remaja dari University of North Calorina (2002) pada Briawan (2014), diantaranya menjadi berikut.Pucat pada bibir, kuku, gusi, mata, & telapak tangan.Cepat lelah.Jantung berdenyut kencang dan napas tersengal atau pendek meski hanya melakukan kegiatan ringan.Nyeri dada.Pusing.Mata berkunang.Tangan dan kaki dingin atau meninggal rasa.Sulit berkonsentrasi.Praktis marah.

Gejala kurang darah membuat seseorang sebagai mudah lelah dan sulit buat berkonsentrasi, maka tak jarang penderita kurang darah khususnya pada anak usia sekolah & remaja mengalami penurunan nilai akademik pada sekolah. Perkembangan kognitif dalam remaja juga menjadi nir aporisma karena penyakit kurang darah yang dideritanya (Putrihantini & Erawati, 2013).

Terdapat empat cara yang bisa dilakukan buat mencegah & mengatasi terjadinya kurang darah dalam remaja, antara lain adalah sebgai berikut.1. Mengonsumsi kuliner yg mengandung zat besi

Zat besi merupakan komponen utama pada pembentukan sel darah merah. Dengan mengonsumsi makanan yg kaya akan zat besi, menggunakan sendirinya syarat anemia sanggup dihindari. Bahan kuliner yang kaya akan zat besi antara lain merupakan daging, ikan, ayam, hati, telur, kacang-kacangan, dan sayuran yg berwarna hijau tua. Buah bit pula adalah keliru satu bahan makanan yang sangat direkomendasikan bagi penderita anemia.dua. Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C

Tidak hanya makanan yang kaya akan zat besi, tetapi kuliner yg mengandung vitamin C pula harus dikonsumsi, lantaran vitamin C bisa membantu tubuh buat sanggup menyerap zat besi menggunakan lebih baik. Contoh kuliner yang adalah sumber vitamin C diantaranya, cabe, tomat, butir berry, kiwi, dan jeruk.3. Mengonsumsi suplemen penambah zat besi

Anemia banyak diderita sang remaja putri karena siklus haid atau menstruasi yang dialami setiap bulannya. Pada saat haid, tubuh mengeluarkan darah pada jumlah yang relatif poly, sehingga tubuh harus segera kembali memproduksi sel darah merah yg cukup.

Meminum suplemen tambah darah atau penambah zat besi seperti Ferospat menurut Pyfa Health merupakan salahsatu cara yang direkomendasikan buat memenuhi kebutuhan zat besi harian, khususnya bagi remaja putri yang sedang mengalami menstruasi.4. Berobat ke dokter

Jika merasakan pertanda & tanda-tanda anemia yang nir kunjung mereda padahal sudah makan seimbang & kaya akan vitamin C & juga zat besi, dan sudah mengonsumsi suplemen penambah darah, terdapat baiknya penderita anemia, termasuk remaja, untuk segera mengonsultasikannya dalam dokter buat diberikan penanganan yang lebih profesional.

Nah, itulah tanda-tanda dan cara mengatasi anemia pada remaja. Semoga informasi di atas bisa membantu, ya.Rekomendasi Suplemen & Vitamin buat Mencegah dan Mengatasi Anemia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *