Anemia Pada Anak, Wajib Tahu Penyebab Dan Cara Mencegahnya!

Tahukah Moms bahwa anemia dalam anak jua bisa terjadi? Ya, Anemia merupakan suatu penyakit yg bisa terjadi pada semua usia, tanpa terkecuali anak-anak.

Dilansir menurut American Academy of Pediatrics (AAP), anemia berarti tidak tercukupinya sel darah merah dalam tubuh.

Sel darah merah diisi menggunakan hemoglobin, protein berpigmen khusus yang memungkinkan buat membawa & mengirimkan oksigen ke sel-sel lain dalam tubuh.

Sel-sel di otot dan organ Si minimembutuhkan oksigen ke sel-sel lain pada tubuh. Sedangkan, penurunan jumlah sel darah merah dapat memberi tekanan dalam tubuh.

Baca Juga: Anemia Aplastik: Ini Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Menurut dokter anak, Robin E Miller, MD terdapat beberapa karakteristik kurang darah pada anak, yaitu :Kulit pucat atau kuningPipi & bibir pucatLapisan kelopak mata dan kuku mungkin terlihat kurang merah belia dari umumnyaSifat lekas marahKelemahan ringanMudah lelah, tidur lebih seringkaliAnak-anak yang mengalami kerusakan sel darah merah dapat mengalami jaundice (kulit atau mata menguning) dan mempunyai teh hitam atau air seni berwarna cola

Anemia dalam anak berat mungkin mempunyai indikasi dan tanda-tanda tambahan:Sesak napasDetak jantung yang cepatTangan & kaki bengkakSakit ketuaPusing dan pingsan

Apa sebenarnya penyebab kurang darah dalam anak ini? Yuk kita simak penjelasannya di bawah ini Moms.Penyebab Anemia dalam Anak

Salah satu jenis anemia dalam anak yg seringkali terjadi adalah anemia defisiensi besi umum dalam anak.

Jenis kurang darah ini ditimbulkan waktu hemoglobin dalam darah kurang. Kondisi ini terjadi lantaran tiga faktor utama:1. Kehilangan Darah

Penyebab kurang darah pada anak yg pertama merupakan kehilangan darah.

Kondisi yg sebagai penyebab kehilangan darah dapat mengakibatkan anemia defisiensi besi dalam anak.

Beberapanya misalnya tukak lambung (yg sporadis terjadi dalam anak-anak), peradangan usus kronis, sampai parasit dalam tubuh misalnya cacing kait.dua. Menu Makan yang Buruk

Penyebab kurang darah dalam anak yang selanjutnya merupakan sajian makan buruk.

Anak-anak berisiko lebih tinggi mengalami kekurangan zat besi lantaran kebutuhan zat besi mereka lebih tinggi, & makanan yang dikonsumsi tidak mencukupi asupan zat besi tersebut.

Karena itu, pola makan buruk & minim zat besi bisa memicu kondisi kurang darah defisiensi besi dalam anak.

Anak yang konsumsi lebih poly susu pula mampu mengalami anemia defisiensi besi.

Ini lantaran susu adalah asal zat besi yg buruk, sebagai akibatnya Si Kecil berisiko kekurangan zat besi.3. Kondisi Penyakit Tertentu

Penyebab anemia dalam anak yang selanjutnya merupakan syarat penyakit eksklusif.

Ada beberapa jenis penyakit eksklusif yg mampu mengakibatkan anemia defisiensi besi dalam anak.

Penyakit ini menciptakan tubuh nir sanggup menyerap zat besi menurut makanan. Misalnya penyakit celiac atau penyakit Crohn.4. Diet Rendah Zat Besi

Penyebab kurang darah dalam anak yg selanjutnya adalah diet rendah zat besi.

Seorang anak mendapat zat besi dari kuliner dalam makanannya. Tapi, hanya sejumlah kecil zat besi pada kuliner yg benar-sahih diserap oleh tubuh.Bayi baru lahir relatif bulan, lahir menurut bunda yg sehat, memiliki zat besi yg mereka dapatkan selama 3 bulan terakhir kehamilan.Bayi menurut ibu yang menderita anemia atau masalah kesehatan lainnya mungkin tidak memiliki cukup zat besi yg disimpan. Dan bayi yang lahir lebih awal mungkin tidak menerima cukup zat besi.Pada usia 4 hingga 6 bulan, zat besi yg disimpan selama kehamilan berada pada level yg rendah. Dan lebih poly zat besi dipakai saat bayi tumbuh.AAP menyarankan supaya bayi Moms hanya diberi ASI selama 6 bulan pertama. Namun ASI nir memiliki poly zat besi, sebagai akibatnya bayi yang hanya disusui mungkin nir mempunyai cukup zat besi.Bayi & balita yang lebih tua mungkin tidak mendapatkan cukup zat besi menurut makanannya.5. Perubahan pada Tubuh Anak

Penyebab kurang darah pada anak yang selanjutnya merupakan perubahan dalam tubuh anak.

Saat tubuh mengalami percepatan pertumbuhan, diharapkan lebih poly zat besi buat menciptakan lebih poly sel darah merah.6. Masalah Saluran Pencernaan

Penyebab anemia pada anak yang selanjutnya merupakan kasus saluran pencernaan.

Penyerapan zat besi yg jelek acapkali terjadi setelah beberapa bentuk operasi gastrointestinal.

Saat Moms mengonsumsi makanan yg mengandung zat besi, sebagian besarzat besi diserap di usus kecil bagian atas.

Setiap kelainan pada saluran gastrointestinal (GI) dapat mengganti penyerapan zat besi dan menyebabkan anemia defisiensi besi.

Baca Juga: 11 Dampak Kekurangan Zat Besi pada BalitaMengatasi Anemia dalam Anak

Perawatan anemia pada anak akan tergantung pada gejala, usia, & kesehatan umum anak kita.

Itu juga akan tergantung pada seberapa parah kondisinya. Beberapa hal yg bisa Moms lakukan buat mengatasinya adalah sebagai berikut.1. Minum Suplemen Zat Besi

Cara mengatasi kurang darah pada anak yg pertama adalah dengan minum suplemen zat besi.

Suplemen zat besi diminum selama beberapa bulan buat menaikkan kadar zat besi pada darah. Suplemen zat besi dapat mengiritasi lambung dan menghitamkan gerakan usus.

Mereka wajibdiminum waktu perut kosong atau menggunakan jus jeruk buat mempertinggi penyerapan. Suplemen jauh lebih efektif daripada perubahan pola makan saja.

Jika anak tidak bisa minum obat tetes atau pil, zat besi IV mungkin diharapkan, tetapi ini sangat tidak biasa.dua. Diet Makanan yang Kaya Zat Besi

Cara mengatasi kurang darah dalam anak yang selanjutnya merupakan menggunakan diet makanan kaya zat besi.

Mengonsumsi makanan kaya zat besi bisa membantu mengobati anemia defisiensi zat besi pada anak. Sumber zat besi yg baik meliputi:Sereal, roti, pasta, dan nasi yg diperkaya zat besiDaging, seperti daging sapi, babi, domba, hati, dan jeroan lainnyaUnggas, seperti ayam, bebek, kalkun, (terutama daging berwarna gelap), dan hatiIkan, seperti kerang, termasuk kerang, remis, dan tiram, sarden, dan ikan teriSayuran hijau dari famili kubis, seperti brokoli, kangkung, lobak, dan sawiKacang-kacangan, misalnya kacang 5 dan kacang hijau; Kacang kemarau dan kacang polong, misalnya kacang pinto, kacang polong hitam, & kacang panggang kalenganRoti & roti rol terigu beragi ragitiga. Tingkatkan Asupan Vitamin C

Cara mengatasi kurang darah pada anak yang selanjutnya adalah menaikkan asupan vitamin C.

Anemia cenderung melemahkan sistem kekebalan anak & karenanya, anak mungkin lebih rentan terhadap infeksi & penyakit inflamasi.

Dosis vitamin C yg cukup dapat membantu membentengi anak menurut pada dan pada ketika yang sama pula membantu dalam penyerapan zat besi. 4. Campuran Yogurt dengan Kunyit

Cara mengatasi kurang darah pada anak yg selanjutnya merupakan menggunakan adonan yogurt dan kunyit.

Dalam bukunya, Ayurvedic Home Remedies, Dr. Vasant Lad menyarankan bahwa mereka yang menderita anemia tipe kapha harus minum secangkir yogurt 2 kali sehari, pagi & sore, menggunakan satu sdt kunyit.

Pada kurang darah jenis kapha ini, seseorang mungkin mengalami pembengkakan dan kulit sebagai dingin dan lembap.

Obat ini membantu menyeimbangkan kapha dosha pada tubuh.5. Makan Lebih Banyak Sayuran Hijau

Cara mengatasi anemia pada anak yang selanjutnya adalah menggunakan makan sayur hijau.

Jumlah klorofil yang tinggi yg terkandung dalam sayuran hijau misalnya bayam, seledri, sawi, dan brokoli merupakan asal zat besi yg baik.

Ingatlah bahwa bayam yg dimasak sebaiknya dimasak karena daunnya mengandung asam oksalat yg dapat mencegah penyerapan zat besi pada tubuh.6. Penuhi Asupan Cairan Anak

Cara mengatasi anemia dalam anak yang selanjutnya merupakan menggunakan memenuhi asupan cairan anak.

Bantu anak untuk mendapat asupan cairan yang relatif. Jus bit atau delima segar berfungsi menjadi pembangun darah yang hebat & jua pembersih darah.

Bit kaya akan asam folat, Moms sanggup menggabungkannya dengan apel atau wortel.

Delima, pada sisi lain, kaya akan zat besi dan pula mineral lain seperti tembaga & kalium.

Kedua jus ini, jika diminum anak secara teratur, bisa menaikkan tingkat energi mereka menggunakan mendukung genre darah yang sehat dan membuat Si Kecil merasa lebih aktif.

Baca Juga: Dehidrasi dalam Anak, Mengapa Lebih Rentan Terjadi?7. Biji Wijen

Cara mengatasi anemia dalam anak yg selanjutnya adalah menggunakan biji wijen.

Makan biji wijen merupakan alternatif yang mengagumkan buat menaikkan asupan zat besi yg diperlukan sang anak, terutama biji wijen hitam.

Moms sanggup merendam biji wijen di dalam air selama dua sampai 3 jam & lalu menggilingnya menjadi pasta.

Berikan anak minum ini menggunakan satu sendok teh madu setiap hari.8. Kismis dan Kurma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *