Apa Efek Kalsium Pada Asupan Zat Besi? – Frieslandcampina Institute

Penelitian jangka panjang telah menerangkan bahwa kalsium nir memiliki atau hanya berpengaruh sedikit terhadap penyerapan zat besi pada tubuh. Diet dengan banyak sekali macam produk makanan mungkin mengandung kuliner dengan faktor yang mendorong atau juga menghambat penyerapan zat besi.

Orang dengan status zat besi rendah atau ibu hamil kadang disarankan buat minum susu pada sela waktu makan, bukan saat makan, karena diperkirakan kalsium pada pada susu merusak penyerapan zat besi. Ilmu pengetahuan menampakan pandangan yang berbeda & asosiasi bergantung pada metode penelitian. Penelitian jangka panjang tidak menerangkan pengaruh jelek kalsium pada penyerapan zat besi. Hal yg sama berlaku untuk susu.Metode penelitian

Penyerapan zat besi sang tubuh dapat diteliti melalui penelitian kuliner tunggal atau penelitian jangka panjang. Dalam penelitian makanan tunggal penyerapan nutrisi ditentukan langsung sesudah konsumsi satu kali makan, yang menampakan serapan satu nutrisi yg dikombinasikan menggunakan nutrisi lainnya. Namun, mampu dipertanyakan seberapa relevan wawasan ini mengingat diet lengkap melibatkan kuliner yg tidak sinkron. Oleh karenanya, penelitian jangka panjang lebih disukai untuk mendapatkan lebih poly wawasan mengenai dampaknya pada jangka panjang.

Penyerapan zat besi bergantung dalam beberapa faktor makanan. Penelitian makan tunggal memperlihatkan bahwa asam askorbat (vitamin C) mempunyai imbas yg menguntungkan dalam asupan zat besi, sedangkan fitat, polifenol dan kalsium memiliki dampak yg Mengganggu. Tetapi, penelitian yang melibatkan suplementasi kalsium jangka panjang menerangkan bahwa kalsium tidak berpengaruh pada penyerapan zat besi.

Penelitian kuliner ganda dengan aneka macam macam produk makanan & banyak sekali konsentrasi inhibitor & enhancer lainnya memperlihatkan bahwa kalsium tidak mempunyai atau hanya berpengaruh terbatas dalam penyerapan zat besi.Susu

Prediksi imbas susu terhadap penyerapan zat besi sudah dibentuk berdasarkan kandungan kalsium pada susu. Efek susu terhadap serapan zat besi hanya diteliti pada beberapa penelitian saja, namun hasilnya memperlihatkan bahwa minum susu tidak memiliki atau hanya memiliki efek terbatas dalam asupan zat besi. Meskipun penelitian ini tidak melibatkan perempuanhamil, namun saran bagi perempuanhamil buat nir mengonsumsi susu ketika makan sejauh ini belum terbukti secara ilmiah.

Anda ingin permanen mendapatkan perkembangan terbaru?Zat besi yang dienkapsulasi

Beberapa produk makanan sudah diperkaya dengan zat besi buat mempertinggi asupan zat besi. Untuk merangsang penyerapan zat besi pada dalam tubuh, kadang-kadang zat besi dienkapsulasi, misal zat besi menggunakan lapisan pelindung ekstra yang dipakai. Sebagai akibatnya, serapan zat besi kurang bergantung pada faktor makanan lainnya. Inilah keliru satu kemungkinan teknis buat meningkatkan penyerapan zat besi.Baca lebih lanjut:

Apa perbedaan antara produk susu full cream & susu skim

Mengapa orang dewasa membutuhkan kalsium?ReferensiBuclin et al (2001). Diets acids and alkalis influence calcium retention in bone. Osteoporos int 2001, 12: 493-499.Calvez, J. et al (2012). Protein intake, calcium balance and health consequences. European Journal of Clinical Nutrition (2012) 66, 281–295.Fenton T.R., et al (2009). Meta-analysis of the effect of the acidash hypothesis of osteoporosis on calcium balance. J Bone Miner Res 2009, 24: 1835-1840.Fenton T.R., et al (2009). Phosphate decreases urine calcium and increases calcium balance: a meta-analysis of the osteoporosis acidash hypothesis. Nutr J 2009, 8: 41.Fenton, T.R. et al (2011). Casual assessment of dietary acid load and bone disease: a systematic review & meta-analysis applying Hill’s epidemiologic criteria for causality. Nutrition Journal 2011, 10:41Heaney R.P. and Rafferty K (2001). Carbonated beverages and urinary calcium excretion. Am J Clin Nutr 2001, 74: 343-347.Spence L.A. et al (2005). The effect of soy protein and isoflavones on calcium metabolism in postmenopausal women: a randomized crossover study. Am J Clin Nutr 2005, 81:916-922.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *